Industri Kreatif Indonesia

Industri kreatif di Indonesia tumbuh 15
persen setiap tahunnya. Sepanjang tahun
2006, industri kreatif telah menyumbang
33,5 persen dari produk domestik bruto.
Angka ini setara dengan US$ 77 miliar atau
Rp 693 triliun dengan kurs Rp 9.000.
Namun, perkembangan industri ini
terhambat karena ketiadaan pemetaan
industri kreatif nasional.
“Dengan ada pemetaan industri kreatif
secara nasional, pertumbuhan industri ini
bisa lebih signifikan,” kata Ketua Forum
Grafika Digital, David B Mihardja dalam
seminar Creative Industry Mapping, Jakarta,
kemarin.
Beberapa pihak berkepentingan di industri
kreatif tengah menyusun pemetaan
industri kreatif. Selain FGD, pemetaan
industri didukung oleh The British Council
dan Universitas Bina Nusantara. Pihak yang
berkecimpung dalam industri kreatif
mencakup bisnis promosi, penerbitan, dan
kemasan ( packaging).
“Industri yang juga terkait adalah semua
bisnis yang berhubungan dengan
kreatifitas seperti produk kerajinan
tangan,” kata David. Selain itu, industri
media dan rumah produksi masuk
klasifikasi industri ini.
Menurut David, negara luar seperti
Singapura dan Inggris telah memiliki
pemetaan industri kreatif. Sehingga
industri kreatif di sana sangat berkembang
pesat. Industri kreatif Singapura memiliki
kontribusi sebesar 5 persen dari produk
domestik bruto atau US$ 5,2 miliar.
Kemudian pada 2012 diperkirakan tumbuh
10 persen. Sementara kontribusi industri
kreatif Inggris sekitar 8,2 persen atau US$
12,6 miliar.
Pemetaan industri kreatif ditargetkan
selesai pada Juli dan diluncurkan pada
Agustus 2007. Hingga kini, pemetaan
industri kreatif telah mengajak kerja sama
pemerintah yakni, Departemen Komunikasi
dan Informatika, Departemen
Perdagangan, dan Departemen
Perindustrian.
Menurut perwakilan British Council, Yudhi
Soerjoatmodjo, kontribusi British Council
untuk pengembangan pemetaan industri
kreatif dengan mendatangkan dua ahli
industri kreatif asal Inggris. Selain itu,
Inggris berperan serta karena saat ini
industri kreatif Inggris berkembang pesat
hampir menyaingi Amerika Serikat.


Dapatkan buku panduan lengkap pembuatan Terarium Membuat Terarium dari Hobby menjadi Bisnis

See Also :
Cara Merawat Terarium
Terarium Seni tanam dalam Kaca
Industri Kreatif Indonesia

2 Responses to “Industri Kreatif Indonesia”

  1. Membuat Lampu Hias Bambu « Beauty of Bali & Indonesia Says:

    […] Also :- Terarium Seni tanam dalam Kaca- Industri-kreatif Indonesia- Tips Dekorasi Rumah- Adenium bonsai- Jenis Lampu Hias- Membuat Lampu Hias […]

  2. Merawat Perabot dari Kayu « Beauty of Bali & Indonesia Says:

    […] Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih See Also :- Industri-kreatif Indonesia- Tips Dekorasi Rumah- Jenis Lampu Hias- Tom Silver dan Khas Kotagede- Merawat Perabot dari […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: