Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan
yang satu ini, yap ikan arwana dari
budidaya arwana yang begitu mempesona.
Bisa di bilang arwana red dari budidaya
ikan arwana adalah ikan yang sebagian
besar mengisi ruang tamu rumah para
konglomerat, yang merupakan ikan bisa
dibilang muuuahal.
Arwana dari budidaya ikan termasuk famili
ikan “karuhun”, yaitu Osteoglasidae
atau famili ikan “bony-tongue” (lidah
bertulang), karena bagian dasar mulutnya
berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi.
Arwana dari budidaya arwana memiki
berbagai julukan, seperti: Ikan Naga
(Dragon Fish), Barramundi, Saratoga,
PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang,
Tangkelese, Aruwana, atau Arowana,
tergantung dari tempatnya. Disini saya
menshare sedikit tips cara merawat ikan
arwana red dari budidaya ikan arwana
yang baik dan benar di dalam aquarium,
sehingga ikan red arowana anda tidak stres
ataupun agar bisa berkembang dengan
baik.
1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium arowana red
menjadi tempat yang nyaman bagi ikan
arowana red, sungguh dipengaruhi oleh
kelengkapan sarana pendukungnya.
2. Rajin melakukan perawatan akuarium
red arowana
mau tak mau jika anda terlanjur mencintai
ikan red arwana dari budidaya ikan dalam
akuarium, cukuplah rajin melakukan
perawatan. sebab déngan demikian itu,
penampilan ikan arowana dalam akuarium
tampak sehat, segar, dan menyenangkan.
Pemberian Makanan
Menu utama ikan arwana dalam akuarium
adalah kelabang. tapi jangan terus-
menerus diberi kelabang, sebaiknya
divariasi déngan makanan red arwana lain.
contohnya: udang, kecoa, katak, lipan,
kadal, maupun jangkrik.
Pengontrolan & Pergantian Air
Setiap hari diwajibkan mengontrol suhu
dan ph air. adapun suhu air ideal bagi ikan
arwana red sekitar 25-27 derajat celcius ph
yang dikehendaki sekitar 6-8,5. andaikata
ph terlalu rendah, maka tambahkan kapur
ke dalam akuarium ikan arowana
3. Penataan interior akuarium
Kehidupan di dalam akuarium adalah
replika lingkungan hidup di alam bebas.
oleh karena itu, perlu penataan interior
dalam akuarium. ini berarti menuntut
apresiasi estetika, sehingga perpaduan
antara keindahan akuarium dengan
anggunnya ikan ikan arwana red sanggup
menampilkan nuansa kesejukan yang
harmonis.
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Tips Dekorasi Rumah
- Jenis Lampu Hias
- Merawat Perabot dari Kayu
- Tips Merawat Aquarium Arwana
Archive for October, 2009
Tips Aquarium Arwana
October 25, 2009Merawat Perabot dari Kayu
October 25, 2009Bersihkan kotoran yang mengganggu
keindahan aksesori Kerajinan Kayu yang
bernilai seni tinggi. Caranya mudah,
langkah pengerjaannya praktis.Kayu
mentah atau kayu hasil finishing yang
dilakukan Pengrajin Kayu jadi tahan lama.
Material kayu mudah menyerap air, minyak,
bahkan debu. Maka furnitur atau aksesori
rumah, seperti patung, pigura, dan
mangkuk hias, sebaiknya senantiasa
mendapat perawatan rutin.Cara
melindungi dan merawat Kerajinan Kayu
itu tergantung kondisinya: apakah kayu
yang masih mentah (belum dilapisi) atau
kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk
merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda
perlakuan. Namun cara merawatnya tak
sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih
dari pabrik atau bahan tradisional yang
bisa dibeli di Pengrajin Barang Kerajinan
kayu.Kayu MentahKayu mentah ini adalah
Kerajinan Tangan kayu yang belum pernah
dilapisi dengan lapisan antiair dan
antiminyak oleh sang Pengrajin Kayu,
misalnya melamin atau pelitur.
Langkah-langkah pengerjaan:
1. Ampelas permukaan Barang Kerajinan kayu
hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan
mengampelas searah dengan serat kayu.
Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu
menggunakan kuas.
2. Sapukan cairan linseed oil dengan memakai
kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan
meresap ke dalam kayu.
3. Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa
cairan pada permukaan kayu. Biarkan
hingga kering antara 1-2jam.
4. Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan
kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan
dan furnitur kayu Anda jadi terlindungi dari
minyak, air, dan kotoran lainnya.
Kayu dengan FinishingLangkah merawat
Barang Kerajinan kayu yang sudah dilapisi
oleh pelapis melamin atau pelitur oleh
Pengrajin Kerajinan kayu.
1. Bersihkan kayu menggunakan lap kering
dan bersih.
2. Oleskan furniture wax pada kain lap bersih.
Gosok pada permukaan kayu searah serat
kayu -jangan terlalu menekan, tipis-tipis
saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran,
encerkan wax dengan sedikit bensin atau
terpentin. Gunakan kuas lukis Pengrajin
Kerajinan kayu untuk mengoleskannya
pada bagian detailnya.
3. Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2
agar mencapai hasil maksimal.
Langkah Mengilapkan KayuKerajinan
Tangan kayu yang akan dirawat adalah
kayu mentah dan kayu yang sudah dengan
finishing. Hasilnya, kayu lebih mengilap
dan berlapis minyak oleh Pengrajin Barang
Kerajinan. Lapisan minyak dapat menangkis
air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat
melakukan perawatan ini satu-dua minggu
sekali.
Caranya:
Gosokkan ampas kelapa pada permukaan
kayu. Gosok searah serat kayu dan agak
ditekan, hingga ampas membentuk
butiran-butiran seperti pasir.
Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan
sisa ampas menggunakan lap kering bersih
See Also :
- Industri-kreatif Indonesia
- Tips Dekorasi Rumah
- Jenis Lampu Hias
- Tom Silver dan Khas Kotagede
- Merawat Perabot dari Kayu
Tom Silver dan Khas Kotagede
October 25, 2009Kotagede identik dengan perak sehingga
dijuluki Kota Perak. Memang sejak dahulu
bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam ini
terkenal dengan Kerajinan Peraknya.
Bahkan kerajinan perak Kotagede juga
menembus pasar mancanegara.
Kotagede, Kota Perak
Ratusan warga Kotagede mengantungkan
hidupnya dari Kerajinan Perak ini. Lihat
saja, di sepanjang jalan utama di wilayah
yang terletak 7 km arah tenggara pusat
Kota Yogyakarta ini berjajar toko-toko yang
menjajakan kerajinaan Perak Kotagede.
Kata ‘perak’ dan ’silver’ tertera di
kanan-kiri Jalan Kemasan, Jalan
Mondorakan, hingga Jalan Tegalgendu.
Perhiasaan Perak kotagede – Miniatur
BecakSebelum tahun 1990-an hanya
pengusaha perak yang beromset besar saja
yang membuka showroom Kerajinan Perak
Kotagede, seperti Tom Silver, MD Silver, HS
Silver, Narti Silver dan sebagainya. Namun
menginjak pertengahan dekade 90-an,
pengusaha kecil dan menengah mulai
meramaikan bisnis Perhiasaan Perak ini.
Banyak diantaranya yang sebelumnya
bekerja sebagai pengrajin perak di
perusahaan besar.
Pengrajin Perak di Kotagede terkenal
dengan produknya yang unik, halus dan
telaten dalam menggarap produk peraknya
sehingga menghasilkan karya seni bernilai
tinggi. Ratusan jenis kerarijinan perak
dihasilkan oleh Pengrajin Perak, mulai dari
cincin, giwang, bros, miniatur sepeda,
becak, andhong, kapal-kapalan dan
berbagai hiasan lainnya.
Kerajinan Perak Kotagede – bros dan
hiasanHarga jual Kerajinan Perak Kotagede
bervariasi, mulai yang termurah bros rata-
rata Rp 10 ribu, cincin perak mulai harga Rp
100 ribu, miniatur becak Rp 250 ribu,
miniatur andhong Rp 200 ribu. Bahkan ada
yang harganya mencapai puluhan juta
rupiah tergantung tingkat kerumitan dan
banyaknya bahan baku yang digunakan.
Sekedar tips bila ingin membeli Perhiasaan
Perak di sini, jangan keburu membeli di
satu toko bandingkan dulu dengan harga
toko Perhiasaan Perak kotagede lainnya.
Mungkin anda bisa mendapatkan harga
yang lebih hemat.
See Also :
- Membuat Lampu Hias Bambu
- Kursus kerajinan Perak Jogja
- Tom Silver dan Khas Kotagede
Kursus Kerajinan Perak Jogja
October 25, 2009Kotagede tak bisa dipungkiri lagi telah
menjadi sentra kerajinan perak dan
hammered handicraft terbesar di
Indonesia, melebihi Bali, Lombok dan
Kendari. Beragam kerajinan perak dan
kerajinan tembaga yang diolah menjadi
beragam bentuk lewat beragam cara
dihasilkan dari tempat yang berlokasi 10
km dari pusat kota Yogyakarta. Sejak tahun
70an, kerajinan logam perak produksi
Kotagede telah diminati wisatawan
mancanegara, baik yang berbentuk
perhiasan, peralatan rumah tangga
ataupun aksesoris penghias.
Kini, Kotagede tak hanya menawarkan
kemewahan kerajinan perak produksinya,
tetapi juga kesempatan untuk mempelajari
proses pembuatan peraknya dan kerajinan
kuningan. Sebuah kursus singkat yang
berdurasi tiga jam hingga dalam hitungan
hari menawarkan pada anda paket wisata
alternatif meliputi merancang desain
perhiasan perak, membuatnya dan
akhirnya membawa pulang hasil buatan
kerajinan handicraft anda sendiri. Salah
satu tempat dimana anda bisa menikmati
paket wisata itu adalah di Studio 76.
Tahap awal kursus hammered handicraft
adalah perancangan desain perhiasan. Anda
dibebaskan untuk memilih jenis perhiasan
dan desain kerajinan tembaga atau perak
yang akan dibuat. Setelah desain
ditentukan, proses dilanjutkan dengan
pemindahan desain ke cetakan dan
penempaan kerajinan logam perak. Setelah
ditempa, lempengan kerajinan kuningan
atau tembaga yang digunakan sebagai
bahan dasar ditempa menggunakan timah
lunak. Selanjutnya, bahan dirangkai sesuai
keinginan dan dipoles dengan perak
melalui penyepuhan.
Bila memiliki lebih banyak waktu, anda bisa
memilih membuat kerajinan handicraft
perhiasan perak yang lebih indah. Untuk
membuatnya, anda harus berlatih
memahat lempengan bahan dasar
perhiasan sebelum memolesnya. Anda juga
bisa memilih membuat perhiasan yang
bentuknya bagai anyaman kawat-kawat
tipis berlapis perak pada bagian luarnya.
Tentu, semakin indah dan detail perhiasan
yang ingin dibuat, akan semakin berharga
pula benda itu di mata orang lain.
Seluruh proses perancangan dan
pembuatan kerajinan adalah hak anda.
Selama proses pembuatan, instruktur
hanya akan membimbing dan memperbaiki
beberapa detail yang masih kurang bagus.
Pengalaman instruktur dalam
membimbing dan membuat kerajinan
perak selama bertahun-tahun akan
membantu anda belajar dalam waktu
cepat. Ditunjang dengan keahlian
instruktur berbahasa asing, tentu akan
sangat memudahkan anda.
Selama waktu kursus, anda juga akan
mendapat berbagai penjelasan tentang
kerajinan perak dan Kotagede. Diantaranya,
penjelasan tentang sejarah kerajinan perak
di Kotagede dan penjelasan tentang
berbagai teknik pembuatan kerajinan
perak. Anda tentu juga dapat berkeliling
lokasi produksi kerajinan dan menyaksikan
para pengrajin sedang bekerja, disamping
melihat berbagai produk yang telah siap
dijual.
Bila memilih paket wisata membuat perak
di Studio 76, ada beberapa pilihan waktu
dan durasi sesuai keinginan anda. Bila
hanya memiliki sedikit waktu saja, anda
bisa memilih Short Course yang berdurasi 3
jam, namun bila memiliki banyak waktu
anda bisa memilih Full Day Course yang
berlangsung dari pagi hingga sore hari. Jika
masih juga kurang puas, anda bisa memilih
Arraged Course yang jangka waktunya
menyesuaikan dengan target dan
keinginan anda.
Biaya kursus berkisar antara Rp 100.000,00
hingga Rp 2.000.000,00 per orang,
tergantung pada pilihan paket kursusnya.
Semakin lama jangka waktu kursus, maka
biaya akan semakin mahal pula. Namun tak
perlu khawatir, karena proses belajar pun
akan lebih detail dan perhiasan perak yang
ditawarkan pun memiliki gram yang lebih
tinggi. Perhiasan yang dihasilkan dari Short
Course maksimal hanya 5 gram, tetapi Full
Day Course mencapai 10 gram.
Untuk mengikuti kursus ini, anda harus
menghubungi lebih dulu beberapa sanggar
atau penyedia jasa kursus sehingga
instruktur dan peralatan pembuatan perak
bisa dipersiapkan. Untuk menuju Studio 76,
anda bisa melaju ke arah Kotagede dan
kemudian berjalan ke Jalan Purbayan.
Studio tersebut menyediakan instruktur
yang menguasai Bahasa Inggris dan
Perancis. Nah, tertarik menghasilkan
kerajinan perak buah tangan anda sendiri?
Naskah: Yunanto Wiji Utomo
Artistik: Agung Sulistiono Mabruron
Copyright © 2006 YogYES.COM
Dapatkan buku panduan lengkap berikut ini :
– Membuahkan Anggur dalam Pot dan Pekarangan
- Sukses Membuahkan Jeruk dalam Pot
See Also :
- Industri-kreatif Indonesia
- Tips Dekorasi Rumah
- Jenis Lampu Hias
- Membuat Lampu Hias Bambu
- Kursus kerajinan Perak Jogja
Membuat Lampu Hias Bambu
October 24, 2009Mempunyai lampu hias di ruang tamu atau
foyer tidak harus mahal. Bahkan Anda
dapat membuatnya sendiri, yakni dengan
memanfaatkan bambu besar atau bambu
petung. Ruang Anda akan tampil eksotik
bahkan romantis.
Lampu hias semacam ini dapat diletakan di
berbagai sudut ruang, seperti ruang tamu,
foyer atau di sudut taman. Selain menjadi
lampu hias, lampu semcam ini dapat juga
dipakai sebagai accent lighting untuk
membimbing orang ke tempat tertentu,
misalnya koridor restoran,
Anda mau mencoba membuatnya?
Bahan: Bambu, lampu hemat energi 5 watt
warna kuning, kabel secukupnya, cat atau
pelitur, cat poxy clear, semen dan amplas.
Cara membuatnya:
1. Pilihlah bambu yang sudah kering, yang
cukup besar dengan diameter sekitar 10
cm. Potong bambu dengan panjang 1,5 m
atau sesuai kebutuhan.
2. Amplas dan cat kesuluruhan bambu
dengan warna coklat atau pelitur. Tunggu
sampai kering.
3. Pilih salah satu ruas yang akan menjadi
dudukan lampu. Bagian atas dari ruas itu
digergaji sebagian (lihat foto). Jangan lupa
ada bagian dari ruas itu yang tetap utuh
untuk dudukan lampu.
4. Amplas bagian yang sudah terbuka agar
serbuk bambu hilang.
5. Lubangi bagian tengah bambu untuk
kabel.
6. Untuk membuat dudukan lampu
gunakan semen. Anda dapat memafaatkan
ember kecil atau bekas cat untuk cetakan.
Ketinggian dudukan antara 7 s.d. 10 cm.
7. Cat kembali seluruh bambu,
dudukannya, termasuk bagian dalam ruas
yang sudah terbuka. Gunakan cat poxy
clear untuk membuat warna coklat dan
ruas terbuka itu mengkilap.
8. Pasang lampu dan letakkan lampu di
tempat yang sudah direncanakan.
9. Bila Anda ingin meletakkan lampu di
ruang terbuka., tutuplah bagian lampu
yang terbuka dengan akrilik atau kaca.
Nah, Anda sekarang sudah mempunyai
lampu hias buatan sendiri. Selamat
mencoba!
Sumber : annahape.com
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Industri-kreatif Indonesia
- Tips Dekorasi Rumah
- Adenium bonsai
- Jenis Lampu Hias
- Membuat Lampu Hias Bambu
Anjing Trah Kecil
October 24, 2009
Di negara barat, anjing dijadikan kado
ulang tahun atau natal. Sebagai kado, tentu
ukuran anjingnya pun kecil. Sebanyak 23
jenis anjing trah kecil yang populer dan
sudah dikembangkan di Indonesia dapat
menjadi pilihan Anda. Tak lupa juga diulas
cara merawat, melatih, dan membawa
anjing ke kontes.
Jenis Lampu Hias
October 24, 2009
Dapatkan buku panduan lengkap berikut ini :
- Membuat Terarium Taman Mungil dalam Kaca
– Membuahkan Anggur dalam Pot dan Pekarangan
- Sukses Membuahkan Jeruk dalam Pot
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Industri-kreatif Indonesia
- Tips Dekorasi Rumah
- Adenium bonsai
- Jenis Lampu Hias
Bisnis Anggur Sebagai Tanaman Hias
October 22, 2009Mengawali sebuah bisnis memang tak
mudah. Terlebih untuk budidaya buah
stroberi dan anggur. Butuh trik khusus
untuk meraup sukses.
Buah stroberi dan anggur memang enak
dimakan. Tapi di balik itu, butuh keuletan
untuk membudidaya buahnya hingga siap
panen dan menuai untung.
Budidaya Anggur
Anggur merupakan jenis tanaman buah
yang mudah untuk tumbuh, baik di area
dataran tinggi atau rendah. Itu bergantung
pada masing-masing jenisnya. Seperti
dijelaskan oleh penangkar hortikultura di
Surabaya – Dani Bambang Suryo. Artinya,
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
saat proses dan pasca panen anggur.
Mengingat, proses panen dan pasca panen
merupakan langkah finishing dalam
pembudidayaan tanaman buah, sehingga
tak hanya bicara tentang kualitas, tapi juga
kuantitas. Akan termasuk pada jenis buah
pilihan, ketika soal kualitas dan kuantitas
sama-sama terpenuhi.
Panen
Hal pertama yang dilakukan saat panen
adalah dengan mengetahui ciri dan umur
panen. Umur panen anggur sendiri
tergantung dari jenis yang ditanam, seperti
masalah iklim dan tinggi tempat yang
tentu berpengaruh saat panen. Untuk
daerah rendah, panen bisa dilakukan ketika
umur buah sudah mencapai 90-100 hari
setelah pangkas. Sedangkan di daerah
dataran tinggi, umur buah antara 105–110
hari setelah pemangkasan.
Berkaitan juga dengan tingkat kemasakan
buah, dimana baik untuk dipanen adalah
warna dalam satu tandan telah rata dan
butir buah mudah lepas dari tandan dan
keadaan buah kenyal serta lunak. Pada sesi
ini, teknik panen tak boleh luput dari
perhatian, yaitu sebaiknya panen dilakukan
dalam cuaca cerah dan di pagi hari dan
hati-hati dengan pemetikan (jangan
sampai bedak hilang).
Hasil pemetikan dimasukkan keranjang
atau kardus karton. Usahakan
penempatannya tak menumpuk, agar buah
yang terletak di bawah tak rusak dan
pecah. Perlu diketahui bahwa periode
panen pada tanaman anggur dalam satu
tahun mengalami dua kali panen. Demikian
halnya dengan perkiraan produksi. Artinya,
dari areal tanaman anggur seluas 1 ha
dengan rasio jarak tanam 4 x 5, jumlah
tanaman bisa mencapai + 500 batang
dengan hasil panen per tahun rata-rata
7.500 kg anggur.
Pasca Panen
Masih ada kegiatan pasca panen. Terlebih
jika anggur-anggur yang dipanen ini
tujuannya untuk usaha. Hal yang bisa
dilakukan pada kegiatan pasca panen ini
diantaranya:
1. Pengumpulan. Pada saat anggur-anggur
dikumpulkan, tak boleh ditumpuk, karena
bisa merusak buah di bawahnya.
Terpenting, usahakan sebisa mungkin
bedak yang ada pada anggur dijaga agar
tidak hilang.
2. Penyortiran dan Penggolongan. Di sini,
penyortiran bisa dilakukan dengan
menyingkirkan buah yang rusak dan buah
yang masih terlalu muda dalam satu
dompolan. Kemudian anggur digolongkan
menurut ukuran dompolan dan
keseragaman besar buah.
3. Penyimpanan. Cara terbaik dalam
penyimpanan adalah dengan memasukkan
dalam ruang pendingin untuk mengurangi
penguapan. Tapi ada juga alternatif lain
yang mudah, ringkas, dan kapasitas
penyimpanan besar, yaitu dengan
menggantung anggur untuk diangin-
anginkan dalam ruang yang sejuk, agar
tidak terjadi kebusukan pada anggur.
4. Pengemasan dan Pengangkutan. Pada
proses pengemasan, kebanyakan
menggunakan keranjang bambu yang
dilapisi kertas koran. Namun cara ini
kurang efektif. Sebab, bisa menyebabkan
banyaknya buah rusak, sehingga cara
terbaik dalam pengemasan bisa dengan
menggunakan kotak kayu yang diisi
dengan serbuk gergaji. Maka, kerusakan
buah bisa diminimalisir saat pengangkutan.
Budidaya Stroberi
Beda tanaman tentu beda pula penerapan
teknik budidayanya. Seperti pada buah
stroberi yang perlakuan teknik panennya
berbeda dengan buah anggur. Stroberi
merupakan tanaman stolon. Artinya,
anakan mulai berbunga ketika berumur 2
bulan setelah tanam. Kemudian dilanjutkan
dengan pembuangan pada munculnya
bunga. Barulah setelah tanaman berumur 4
bulan, bunga dibiarkan tumbuh jadi buah.
Komplit, periode pembungaan dan
pembuahan memakan waktu selama 2
tahun tanpa henti.
Panen
Sama halnya dengan teknik awal panen
pada anggur, yaitu mengetahui dengan
spesifik ciri dan umur panen. Untuk ciri,
bisa dilihat pada bagian buah yang sudah
agak kenyal dan empuk. Terlebih didukung
dengan kulit buah yang didominasi warna
merah, hijau kemerahan hingga kuning
kemerahan. Bisa juga ditandai dengan
sistem waktu, dimana buah berumur 2
minggu sejak pembungaan atau 10 hari
setelah awal pembentukan buah.
Setelah tahu ciri buah yang akan dipanen,
langkah selanjutnya tentu cara
menerapkan teknik panen. Idealnya, panen
dilakukan dengan memetik bagian tangkai
bunga dengan kelopaknya. Di sini, tangan
jangan sampai menyentuh buah.
Penggunaan gunting pun sedikit riskan
dilakukan, meski efektif untuk panen.
Panen dilakukan dalam kurun waktu dua
kali dalam satu minggu
“Jika tetap menggunakan gunting untuk
proses panen. Sebaiknya, sterilkan terlebih
dulu. Itu untuk menghindari kebusukan
buah nantinya,” ujar Pembudidaya
Stroberi di Purbalingga Jateng – Andi Arifin.
Perkiraan produktivitas tanaman stroberi
bergantung dari varietas dan teknik
budidaya. Untuk varitas Osogrande
mencapai 1,2 kg/tanaman/tahun, varitas
pajero 0,8 kg/tanaman/tahun dan varitas
Selva 0,6-0,7 kg/tanaman/tahun. Ketiga
varitas ini, menurut Andi, jenis stroberi
yang paling banyak dibudidaya di
Indonesia.
Pasca Panen
1. Pengumpulan. Sebaiknya buah disimpan
dalam suatu wadah dengan hati-hati agar
tidak memar. Simpan di tempat teduh atau
dibawa langsung ke tempat penampungan
hasil dan hamparkan buah di atas lantai
beralas terpal atau plastik. Kemudian cuci
buah dengan air mengalir dan tiriskan di
atas rak-rak penyimpanan.
2. Penyortiran dan Penggolongan. Pisahkan
buah yang rusak dari buah yang baik.
Penyortiran buah berdasarkan pada
varietas, warna, ukuran, dan bentuk buah.
Terdapat 3 kelas kualitas buah, yaitu:
- Kelas Ekstra. Buah berukuran 20-30 mm
atau tergantung spesies, warna, dan
kematangan buah seragam.
- Kelas I. Buah berukuran 15-25 mm atau
tergantung spesies, bentuk, dan warna
buah bervariasi.
- Kelas II. Tak ada batasan ukuran buah,
sisa seleksi kelas ekstra dan kelas I yang
masih dalam keadaan baik.
3. Pengemasan dan Penyimpanan. Dalam
proses pengemasan stroberti ini bisa
dikemas dalam wadah plastik transparan
atau putih, dengan kapasitas 0,25-0,5 kg
dan ditutup dengan plastik lembar
polietilen. Sedangkan untuk penyimpanan,
diletakkan pada rak dalam lemari
pendingin dengan suhu 0-10C.
Selama ini, banyak yang mengeluhkan
buah yang dikirim sudah rusak sebelum
tiba di tempatnya. Tentu bukan
keuntungan yang didapat. Terlebih pada
anggur yang tergolong jenis buah rentan
kerusakan, karena tipisnya lapisan kulit.
Namun hal itu bisa ditekan jika proses
panen dan pasca panen diperhatikan dari
awal.
Dapatkan buku panduan lengkap berikut ini :
- Membuat Terarium Taman Mungil dalam Kaca
– Membuahkan Anggur dalam Pot dan Pekarangan
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Manfaat Anggur Melawan Kanker dan Kelelahan
- Khasiat Biji Anggur
- Tips Dekorasi Rumah
- Tanaman Anggur Tumbuh Baik di Indonesia
- Pedoman Budidaya Anggur
- Hama dan Penyakit Anggur
- Bisnis Anggur sebagai tanaman hias
Hama dan Penyakit Anggur
October 21, 2009Hama yang menyerang akar tanaman
anggur adalah kutu bengkak akar
Phylloxera vitifolia yang dapat diatasi
dengan Furadan 3 G. Kutu atau tungau
merah Tetranychus sp. dan hama
gurem Thrips sp. menyebabkan daun
berkeriput melengkung ke bawah.
Pada musim kemarau, hama tersebut
menyerang hebat pada daun.
Insektisida, misalnya Diazinon 0,2%
dapat mengatasi serangannya. Pada
malam hari, kumbang daun berwarna
hitam (Apogonia destructor) mengilat
dapat merusak daun anggur. Penyakit
yang mengancam adalah cendawan
embun tepung Uncinula necator atau
Oidium sp., penyakit karat Perenospora
sp. atau Phakospora vitis, dan penyakit
rotbrenner atau penyakit bakar
Pseudopezia tracheiphilla yang
menyerang pada musim kemarau yang
suhunya dingin dan lembap. Penyakit
ini sukar sekali diberantas. Pada musim
hujan yang suhunya dingin atau
berkabut, penyakit embun tepung
menyerang hebat hingga bunga-
bunganya sulit berkembang. Hal ini
disebabkan semua bagian tanaman
yang masih muda, tunas, daun muda,
ujung cabang, dan bunga terlutup
tepung putih. Hembusan tepung
belerang atau semprotan fungisida
Benlate 0,2% dapat mengatasi
serangan bila belum terlambat.
Dapatkan buku panduan lengkap berikut ini :
– Membuahkan Anggur dalam Pot dan Pekarangan
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Manfaat Anggur Melawan Kanker dan Kelelahan
- Khasiat Biji Anggur
- Mendeteksi Kanker Usus Besar
- Tanaman Anggur Tumbuh Baik di Indonesia
- Pedoman Budidaya Anggur
- Hama dan Penyakit Anggur
Pedoman Budidaya Anggur
October 21, 2009Tanaman anggur yang diperbanyak
dengan benih sifatnya tidak sama
dengan induknya: Mengingat seteknya
lebih mudah rriembentuk akar,
penyetekan merupakan cara yang
paling sederhana dalam perbanyakan
klon. Penyambungan atau penempelan
juga mungkin dilakukan, dan ada
berbagai pilihan batang bawah, baik
melalui seleksi maupun penangkaran,
yang toleran terhadap hama,
kekeringan, dan salinitas; batang
bawah juga bervariasi dalam
kesuburan dan kecocokannya terhadap
cahaya atau tanah berat: Perbanyakan
dengan setek biasa dilakukan di Asia
Tenggara; di Thailand, penempelan
sumbing (chip-budding) umum
dilakukan pada ‘Solonix x Othello
1613′, yakni batang bawah yang -
resisten terhadap ‘phylloxera’ anggur
dan terhadap sejumlah galur
nematode busuk akar. Setek batang
tua diambil dari batang yang
tampaknya sehat, produktif, sisa
pemangkasan pada kebun anggur.
Batang yang kokoh dengan ruas yang
relatif pendek dan mata tunas yang
tumbuh baik merupakan bahan setek
yang -paling baik. Potongan bagian
bawah dilakukan pada satu buku,
potongan itas antara buku keempat
dan kelima di atasnya. Batang
bawah,dari Thailand juga diperbanyak
dari setek; batang bawah itu dapat
ditempeli ketika batang atas telah
memiliki mata tunas utama yang
sudah berkernbang penuh. Jarak
tanam yang sangat bervariasi sering
dibuat pada vitikultur, mengingat jarak
tanam itu bergantung kepada sistem
perlakuan batang, dan pada kesuburan
batang. Di delta tengah, Thailand,
sawah diubah menjadi guludan-
guludan yang ditinggikan, yang
dipisahkan oleh parit=parit selebar 8
m, untuk menciptakan sistem
pengaliranvair pada musim hujan dan
untuk penyaluran air selarna musim
kemarau. Setiap guludan ditanami
dengan dua baris batang anggur,
dengan jarak antar-baris 4-5 m, dan
antartanaman 3-3,5 m, jadi
kerapatannya 830-700 batang/ha. Di
Indonesia dan Filipina, kerapatan itu
seringkali melebihi 1000 batang/ha.
Pemeliharaan
Tangan kosong (bare arms)
merupakan masalah besar pada
perlakuan, batang- anggur di wilayah
tropik. Masalah ‘tangan kosong’ ini
dapat diatasi dengan jalan menjepit
ujungnya berulangulang selama
tumbuh, untuk tnemaksa tumbuhnya
pucuk lateral pada setiap -buku. Hanya
setelah cukup pucuk lateral
bermunculan dengan :kesuburan yang
memadai, barulah ‘tangan’ itu
dibiatkan memanjang. Penjepitan itu
akan memperlambat pembentukan
‘tangan berisi’, sebaiknya akan
menghasilkan kerangka yang pepat
penuh dengan batang-beruas, yang
setelah dipangkas akan menghasilkan
pucuk pertama yang akan
menghasilkan buah. Lebih penting lagi
adalah terjadinya perbaikan vitalitas
dan kelanggengan batang-beruas,
sebab jarak antua akar dan pucuk tetap
dekat. Sepanjang fase perlakuan,
segala sesuatunya dikerjakan guna
merangsang kekuatan tumbuh batang,
karena tugas yang paling dituntut,
yaitu pembentukan tunas lateral
dengan persentase tinggi,
dilaksanakan terakhir. Jika kekuatan
tumbuh memadai, perlakuan dapat
dirampungkan kira-kira setahun. Fase
perlakuan ini diikuti oleh fase berbuah,
yang dalam fase itu pemangkasan
akan mengawali setiap musim
berbuah. Setelah, pemangkasan
munculnya tunas terjadi berangsur-
angsur, mulai dari bagian distal ke
bagian basal; pemunculan tunas itu
rendah saja persentasenya, sedangkan
bagian pangkal paling responsif.
Dengan dua kali musim panen per
tahun, dan munculnya tunas terutama
hanya yang terdekat dengan bidang
pangkasan, tajinya itu segera menjadi
lebih kompleks dan memanjang lebih
jauh ke luar dari ruas-ruas itu, karena
tunas ketiak pada kayu yang lebih tua
akan rusak, sedangkan tunas adventif
jarang ada. Kurangnya tunas-tunas dan
meningkatnya jarak antara pucuk dan
akar menjurus ke cepatnya menurun
ketahanan tumbuh batang anggur.
Berbagai teknik penanaman dilakukan
untuk mendorong tumbuhnya tunas.
Stres air yang direkayasa selama masa
panen diakhiri dengan cara dilakukan
pengairan segera setelah tanaman
dipangkas; hara juga diberikan pada
saat yang sama. Batang anggur ini
umumnya dipangkas lebih pendek
daripada yang dilakukan di wilayah
bergaris lintang yang jauh dari
ekuator, supaya tetap dekat dengan
‘tangan-tangannya’. Masing-masing
tunas ‘ditakik’ dengan membuat irisan
pada buku di atas tunas untuk
menghilangkan, penghambatan
korelatif. Sejumlah bahan kimia teiah
dicoba untuk memperbaiki pecahnya
mata tunas. Pada tahun 198U-an
semua bahan kimia ini telah diganti
dengan kalsium sianamida atau
hidrogen sianamida. Sianamida Iebih
aman dan khususnya efektif pada
kultivar-kultivar yang persentase
pecahnya mata tunas rendah sekali;
perlakuan ini dapat berpengaruh nyata
terhadap vitikultur di wilayah tropik.
Selama musim hujan sulit memelihara
tanaman anggur tetap sehat dan dapat
menghasilkan buah yang berkualitas
tinggi. Mungkin lebih baik
mengorbankan panen selama musim
hujan dengan cara pemangkasan yang
sangat pendek, misalnya hanya
menyisakan satu buku, agar diperoleh
pucuk yang sebagian besar tidak
produktif. Lagi pula, dengan perlakuan
demikian, pengluasan kompleks taji itu
diperkecil: Pemangkasan pada awal
daur produksi itu ditambah dengan
perlakuan penjepitan atau pemo-
tongan pucuk yang paling kuat, agar
pucuk tetangganya yang kurang kuat
dapat mengejarnya; tujuannya agar
semua pucuk sama baiknya. Periakuan
ini dapat dilaksanakan ketika pucuk
diikatkan ke terali. Di wilayah tropik,
respon terhadap pemangkasan itu tak
dapat diperkirakan, sedangkan
penjarangan bunga dan/atau buah
merupakan tindakan yang bermanfaat
dalam memperbaiki perirnbangan
antara pertumbuhan dan
pembentukan buah. Kelebatan buah
yang berlebihan tidak hanya
melemahkan batang, tetapi juga
mempunyai efek terhadap kualitas
buah (kurang terkumpul gula di dalam
buahnya). Selain itu penjarangan buah
akan membantu menghasilkaa tandan
buah yang lebih terbuka (kurang
rentan terhadap penyakit busuk),
dengan bentuk yang teratur (lebih
mudah dikemas). Penjarangan bunga
itu mencakup pembuangan
perbungaan teratas pada semua atau
sebagian besar pucuk yang memiliki
dua atau lebih perbungaan. Rangkaian
buah dapat dikurangi buah-buahnya
segera
Dapatkan buku panduan lengkap berikut ini :
– Membuahkan Anggur dalam Pot dan Pekarangan
See Also :
- Terarium Seni tanam dalam Kaca
- Manfaat Anggur Melawan Kanker dan Kelelahan
- Khasiat Biji Anggur
- Mendeteksi Kanker Usus Besar
- Tanaman Anggur Tumbuh Baik di Indonesia
- Pedoman Budidaya Anggur
- Hama dan Penyakit Anggur